
Esposin, SOLO – Sebanyak 100 anak mengikuti sunat massal gratis di SD Al Firdaus, Jl Yosodipuro No.56, Kecamatan Banjarsari, Solo, Sabtu (20/12/2025). Program itu diinisiasi komite SD Al Firdaus.
Pantauan Espos, peserta didampingi orang tua mereka, mereka tiba di SD Al Firdaus sejak pagi. Mereka antre untuk mendapatkan layanan sunat/khitan yang dibantu petugas serta dokter dari Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Solo.
Mereka yang mengantre mendapatkan penjelasan dari dokter RS PKU Muhammadiyah mengenai proses sunat. Ada juga beberapa anak yang menghibur dengan pentas seni di panggung.
Penyelenggara juga membagikan doorprize kepada anak-anak yang merupakan peserta khitan. Penjelasan dokter hingga doorprize itu bisa menguatkan anak-anak untuk tidak khawatir dengan sunat.
Salah satu peserta sunat gratis, Zulfan, 11 menjelaskan diantar mama dan simbahnya ke SD Al Firdaus. Warga asal Colomadu, Karanganyar itu mengaku lumayan deg-degan sebelum sunat. Sementara itu, peserta lainnya, Davi, 7 mengaku biasa saja mengikuti sunat massal.
Kali Kedua Sejak 2023
Ketua Komite SD Al Firdaus, Firska Melany menjelaskan komite memiliki beberapa program kerja di SD Al Firdaus. Salah satunya membuat event besar seperti khitan massal gratis. Khitan massal kali ini merupakan yang kedua sejak 2023.
“Kami melibatkan mama-mama komite dan koordinator kelas. Juga ustaz-ustaz yang ada di sini. Kami menargetkan dari keluarga-keluarga yang memang anaknya mau dikhitan tetapi mungkin mereka punya kendala biaya karena kan biaya khitan lumayan ya,” papar dia kepada Espos.
Menurut dia, para peserta tak hanya dari Kota Solo namun dari Soloraya. Para peserta merupakan anak dengan usia minimal empat tahun, dalam kondisi sehat, serta dari keluarga yang terkendala dengan biaya khitan. Penyelenggara mengandalkan pembiayaan yang bersumber dari donasi.
“Donatur itu ada dari perorangan orang tua siswa atau pun perorangan di luar itu. Rata-rata teman-teman dari mama-mama komite. Selain itu juga ada beberapa perusahaan yang memang sudah rutin dan sering berpartisipasi mendukung acara kami. Terus dan donasi pun kami banyak datang bukan cuma dari Solo, ada yang dari dari Jakarta, ada yang dari Jogja,” ungkap dia.
“Niatnya tuh memang untuk sosial ya. Jadi alhamdulillah dengan sendirinya tuh mereka terdorong untuk ikut gitu. Mungkin karena ini sosial terus juga mau akhir tahun dan sasaran kami juga dari keluarga yang mungkin kurang mampu,” lanjut dia.
Firska mengatakan bekerja sama dengan RS PKU Muhammadiyah Solo untuk melayani anak-anak. RS PKU Muhammadiyah menyediakan 13 bed serta dokter untuk melayani peserta sunat.
“Para peserta mendapatkan fasilitas khitan dari RS PKU Muhammadiyah, mendapatkan obat-obatan, kontrol sekali kontrol pascasunat gratis. Itu selain itu juga kami memberikan goodie bag, ada tas, alat sekolah, buku, buku cerita, snack makan, sama ada uang saku,” ujar dia.
