
SURAKARTA, AL FIRDAUS — Taman Pendidikan Prasekolah (TPP) Al Firdaus mengadakan acara peringatan Hari Disabilitas Internasional pada hari Jumat (05/12/2025) di halaman sekolah dengan acara penampilan dari siswa dan kegiatan mewarnai bersama.
Sebelum acara dimulai, anak-anak melakukan kegiatan rutin di pagi hari yaitu berdoa, murajaah, dan dilanjutkan dengan senam pagi bersama di halaman sekolah. Selanjutnya, acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, yaitu surah An-Nas oleh para siswa berkebutuhan khusus dan sambutan dari principal.
Kegiatan ini dimeriahkan oleh penampilan para Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dari grade Pre K, K1, dan K2. Setelah menampilkan persembahan masing-masing, para siswa ABK diberi apresiasi oleh kawan-kawannya dalam bentuk medali dan buket. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan atas penampilan mereka yang hebat.
Acara dilanjutkan dengan sesi penampilan mewarnai oleh bintang tamu yang merupakan salah satu alumni Al Firdaus penyandang disabilitas, yaitu Kak Didi. Melalui kedatangan Kak Didi yang juga merupakan lulusan program studi Seni Rupa Universitas Sebelas Maret, diharapkan anak-anak dapat mengambil inspirasi dan motivasi untuk terus berkarya meskipun dalam keterbatasan. Kemudian seluruh siswa TPP Al Firdaus melakukan kegiatan mewarnai bersama dengan Kak Didi.
Peringatan Hari Disabilitas Internasional di TPP Al Firdaus ini ditutup dengan pemberian penghargaan simbolis kepada Kak Didi selaku bintang tamu yang telah hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini.
Koordinator inklusi EY PYP Al Firdaus, Ibu Rizka Amalia, mengungkapkan bahwa acara ini bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang inklusif, agar anak-anak dapat belajar bersosialisasi dan berempati dengan orang berkebutuhan khusus, serta saling memberi manfaat untuk satu sama lain.
Acara ini merupakan acara tahunan yang dilaksanakan sebagai bentuk peringatan hari disabilitas internasional yang jatuh pada tanggal 3 Desember. Acara tahun ini dikemas dengan menghadirkan narasumber berkebutuhan khusus untuk berkontribusi dalam acara sehingga para penyandang disabilitas dapat merasakan bahwa mereka dibutuhkan di masyarakat.
