Histori

alfir-gedeKehadiran Al Firdaus tidak terlepas dari peran pendiri PT Tiga Serangkai, Bp H. Abdullah Marzuki dan Ibu Hj Siti Aminah. Latar belakang profesi sebagai guru dan pendidik menjadikan misi edukasi menjadi komitmen dan bidang pekerjaan yang digelutinya. Setelah meluaskan bisnis di bidang penerbitan dan percetakan buku sekolah dan buku umum di PT Tiga Serangkai pada tahun 1959, perjuangan pendidikan keduanya dilanjutkan dengan pendirian Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam pada 1982 di Sukoharjo, Jawa Tengah. PPMI Assalaam yang dikelola oleh Yayasan Majelis Pengajian Islam (YMPI) Surakarta memiliki spirit pendidikan Islam yang melebur dalam ilmu-ilmu pengetahuan menjadi pedoman untuk mendidik generasi muda dengan sistem boarding school.

Kelahiran Al Firdaus menjadi langkah jejak Hj. Siti Aminah Abdullah yang tidak berhenti merespon kebutuhan masyarakat akan cepatnya dinamika pendidikan Islam pada saat itu. Pengelolaan Al Firdaus secara langsung diamanahkan kepada putrinya, Hj. Eny Rahma Zaenah. Lembaga Pendidikan Al Firdaus mengawali keberadaannya dengan berdirinya Taman Pendidikan Prasekolah (TPP) Al Firdaus pada tanggal 17 Maret 1997 untuk jenjang pendidikan Play Group dan Taman Kanak-kanak.

Al Firdaus berdiri dan berangkat dari tuntutan masyarakat akan kualitas penyelenggaraan  pendidikan Islam yang bermutu baik, modern, dan professional tanpa sistem asrama/pondok. Al Firdaus kemudian melakukan penguatan manajemen dengan mendirikan satu yayasan baru pada tahun 2005 dengan nama Yayasan Lembaga Pendidikan Al Firdaus dengan Akta Notaris No. 46 tanggal 9 September 2005. Pada saat itu, Yayasan Lembaga Pendidikan Al Firdaus telah mengelola dua unit pendidikan lanjut yaitu Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Al Firdaus.

Dengan mengusung konsep yang sama dan untuk tujuan pendidikan yang berkesinambungan, pada tahun 1999 didirikan SD Al Firdaus, keduanya terletak di Surakarta. Tahun 2005, didirikan SM Al Firdaus, terletak di Kabupaten Sukoharjo, berjarak hanya 7 kilometer dari pusat kota Surakarta. Keberagaman lokasi ini membuat Al Firdaus dapat menyebarkan spirit-spirit pendidikan Islam di kedua wilayah tersebut.

Selain mengelola unit pendidikan sebagai layanan utama, YLPAF mengelola unit layanan pengembangan berupa Pusat Pendidikan, Terapi, dan Pengembangan Bakat PUSPALENTA; Fataha Education & Training Center; Al Firdaus Press; dan AsGross Al Firdaus.

Secara geografis, unit-unit Al Firdaus dikelola di lokasi-lokasi yang berbeda. Meskipun tidak dikelola dalam “satu atap”, Al Firdaus menggunakan sistem manajemen terpadu dari yayasan ke setiap unit. Tersebarnya lokasi unit-unit pendidikan menjadi hal positif bagi peserta didik untuk mendapatkan suasana dan lingkungan yang berbeda pada masing-masing jenjang pendidikan.