cara membuat bakwan

Cantika Makaila (5) terus mengamati sejumlah papan informasi yang ada di Terminal TirtonadiSolo

Sejurus kemudian, sejumlah sudut terminal tipe A ini dia hampiri bersama teman-temannya.

Mulai dari papan informasi hingga mempraktikkan cara memasuki terminal melewati mesin e-gate.

“Ini apa, ya?” tanya Cantika.

“Ini namanya mesin e-gate. Kalau mau masuk ke terminal, harus lewat sini dulu,” terang gurunya sabar menerangkan.

Cantika dan teman-temannya dari Taman Pendidikan Prasekolah (TPP) Al Firdaus, Solo, siang itu, memang mengunjungi Terminal Tirtonadi.

Mengikuti komando guru, puluhan anak TK A dari tiga rombongan belajar itu rapi berbaris.

Mereka mengikuti langkah guru-gurunya dan petugas terminal.

“Saya senang main di sini. Banyak kendaraan, bagus-bagus,” terang Cantika.

Waka Kurikulum TPP Al Firdaus, Tri Hastawati, menjelaskan kunjungan tersebut telah lama diagendakan.

Mengunjungi terminal mampu merangsang saraf motorik siswa agar tumbuh baik.

Menurutnya, perlu ada pengenalan tentang berbagai transportasi publik kepada para siswa tersebut.

“Kami kenalkan nyamannya transportasi publik yang ada. Dengan begitu, anak-anak akan memiliki memori yang baik dan tidak antipati terhadap transportasi massal setelah dewasa,” jelasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *